{"id":170,"date":"2026-09-20T07:30:21","date_gmt":"2026-09-20T00:30:21","guid":{"rendered":"https:\/\/loikaa.com\/blog\/?p=170"},"modified":"2026-09-18T10:10:06","modified_gmt":"2026-09-18T03:10:06","slug":"cara-kerja-sistem-leveling-membership","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/loikaa.com\/blog\/customer-retention\/cara-kerja-sistem-leveling-membership\/","title":{"rendered":"Pahami Cara Kerja Sistem Leveling Membership untuk Meningkatkan Loyalitas Pelanggan"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"170\" class=\"elementor elementor-170\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1e98d40e e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"1e98d40e\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-85f312b elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"85f312b\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"765\" src=\"https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Pahami-Cara-Kerja-Sistem-Leveling-Membership-untuk-Meningkatkan-Loyalitas-Pelanggan-Loikaa-1024x765.png\" class=\"attachment-large size-large wp-image-172\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Pahami-Cara-Kerja-Sistem-Leveling-Membership-untuk-Meningkatkan-Loyalitas-Pelanggan-Loikaa-1024x765.png 1024w, https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Pahami-Cara-Kerja-Sistem-Leveling-Membership-untuk-Meningkatkan-Loyalitas-Pelanggan-Loikaa-300x224.png 300w, https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Pahami-Cara-Kerja-Sistem-Leveling-Membership-untuk-Meningkatkan-Loyalitas-Pelanggan-Loikaa-768x573.png 768w, https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Pahami-Cara-Kerja-Sistem-Leveling-Membership-untuk-Meningkatkan-Loyalitas-Pelanggan-Loikaa.png 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4863fb01 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"4863fb01\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"sas-answer-box\">\n\n&nbsp;\n\nSistem leveling membership membagi pelanggan ke dalam beberapa tingkatan berdasarkan riwayat belanja atau aktivitas mereka. Artikel ini menjelaskan mekanisme poin, kriteria kenaikan tingkat, manfaat tiap tingkatan, alur transaksi otomatis, hingga kisaran biaya pembuatan sistem untuk membantu pemilik bisnis meningkatkan angka pembelian berulang secara konsisten.\n\n<\/div>\n<div class=\"sas-data-snapshot\" style=\"background: #f8f9fa; border-left: 4px solid #2271b1; padding: 15px; margin-bottom: 20px;\">\n<ul style=\"margin-top: 8px;\">\n \t<li>Program loyalitas berbasis tingkatan meningkatkan transaksi berulang hingga 35% dibandingkan sistem poin biasa.<\/li>\n \t<li>Sebanyak 74% pembeli cenderung menghabiskan lebih banyak uang untuk mencapai status keanggotaan yang lebih tinggi.<\/li>\n \t<li>Retensi pelanggan yang meningkat sebesar 5% dapat mendongkrak keuntungan bisnis dari 25% hingga 95%.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\nSistem keanggotaan berjenjang menjadi metode populer dalam mengelola hubungan dengan pembeli. Penjelasan sederhana mengenai <strong>cara kerja sistem leveling membership<\/strong> yaitu memberikan penghargaan bertingkat kepada pembeli sesuai dengan besarnya transaksi atau frekuensi interaksi yang mereka lakukan dalam kurun waktu tertentu.\n\nBanyak pemilik bisnis ingin tahu bagaimana mekanisme ini berjalan di balik layar. Tanpa pengaturan alur yang tepat, program loyalitas sering kali berhenti menjadi beban biaya promosi tanpa memberikan dampak nyata pada kas perusahaan.\n<div style=\"background: #f9f9f9; padding: 20px; margin-bottom: 30px; border: 1px solid #e5e5e5; border-radius: 8px;\">\n<h4 style=\"margin-top: 0; margin-bottom: 15px; border-bottom: 1px solid #ddd; padding-bottom: 10px;\">\ud83d\udcd1 Daftar Isi<\/h4>\n<ul style=\"padding: 0; margin: 0;\">\n \t<li style=\"margin-bottom: 8px; padding-left: 5px; border-left: 3px solid #0073aa;\"><a style=\"text-decoration: none; color: #333; font-weight: 500; margin-left: 8px;\" href=\"#mengapa-memahami-cara-kerja-sistem-leveling-membership-penting-untuk-retensi-0\">Mengapa Memahami Cara Kerja Sistem Leveling Membership Penting untuk Retensi<\/a><\/li>\n \t<li style=\"margin-bottom: 8px; padding-left: 5px; border-left: 3px solid #0073aa;\"><a style=\"text-decoration: none; color: #333; font-weight: 500; margin-left: 8px;\" href=\"#alur-utama-dan-cara-kerja-sistem-leveling-membership-saat-operasional-1\">Alur Utama dan Cara Kerja Sistem Leveling Membership Saat Operasional<\/a><\/li>\n \t<li style=\"margin-bottom: 8px; padding-left: 5px; border-left: 3px solid #0073aa;\"><a style=\"text-decoration: none; color: #333; font-weight: 500; margin-left: 8px;\" href=\"#elemen-utama-dalam-membangun-leveling-membership-2\">Elemen Utama dalam Membangun Leveling Membership<\/a><\/li>\n \t<li style=\"margin-bottom: 8px; padding-left: 5px; border-left: 3px solid #0073aa;\"><a style=\"text-decoration: none; color: #333; font-weight: 500; margin-left: 8px;\" href=\"#estimasi-biaya-pembuatan-dan-implementasi-sistem-3\">Estimasi Biaya Pembuatan dan Implementasi Sistem<\/a><\/li>\n \t<li style=\"margin-bottom: 8px; padding-left: 5px; border-left: 3px solid #0073aa;\"><a style=\"text-decoration: none; color: #333; font-weight: 500; margin-left: 8px;\" href=\"#strategi-menyusun-aturan-tier-yang-efektif-4\">Strategi Menyusun Aturan Tier yang Efektif<\/a><\/li>\n \t<li style=\"margin-bottom: 8px; padding-left: 5px; border-left: 3px solid #0073aa;\"><a style=\"text-decoration: none; color: #333; font-weight: 500; margin-left: 8px;\" href=\"#faq-5\">FAQ<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2 id=\"mengapa-memahami-cara-kerja-sistem-leveling-membership-penting-untuk-retensi-0\">Mengapa Memahami Cara Kerja Sistem Leveling Membership Penting untuk Retensi<\/h2>\nPrinsip dasar dari skema ini sangat lugas: semakin banyak uang yang dikeluarkan pelanggan, semakin tinggi tingkatan yang mereka dapatkan, dan semakin besar keuntungan eksklusif yang bisa mereka nikmati. Konsep ini memanfaatkan kecenderungan alami manusia yang menyukai pencapaian dan apresiasi atas kesetiaan mereka.\n\nDalam praktiknya, mekanisme teknis dari <strong>cara kerja sistem leveling membership<\/strong> berfokus pada pengumpulan data transaksi secara langsung. Pembeli yang baru mendaftar biasanya akan menempati tingkat terendah, misalnya tingkat Silver atau Bronze. Setiap kali mereka melakukan aksi yang diinginkan\u2014seperti belanja produk, mengisi ulasan, atau membagikan tautan rujukan\u2014sistem akan menambahkan poin atau akumulasi nilai belanja ke akun pelanggan tersebut.\n\nBerdasarkan pengalaman kami di lapangan, penggabungan batas akumulasi berbasis nilai uang jauh lebih efektif daripada sekadar jumlah transaksi. Sebagai contoh, pembeli harus membelanjakan total Rp1.000.000 dalam waktu 6 bulan untuk bisa naik dari tingkat Bronze ke Silver. Pendekatan ini membuat perhitungan omzet bisnis menjadi lebih terukur dan pasti.\n<h2 id=\"alur-utama-dan-cara-kerja-sistem-leveling-membership-saat-operasional-1\">Alur Utama dan Cara Kerja Sistem Leveling Membership Saat Operasional<\/h2>\nAgar alur kerja berjalan mulus, perangkat lunak penunjang harus mampu mengolah data secara berkesinambungan tanpa campur tangan manual yang rumit. Proses ini dimulai dari pendaftaran hingga pemberian insentif khusus di setiap kualifikasi tier.\n\nBerikut adalah gambaran tahapan operasional yang terjadi di dalam perangkat lunak bisnis:\n<h3>1. Pencatatan Aksi dan Transaksi Pelanggan<\/h3>\nSetiap aktivitas pembeli dicatat otomatis oleh sistem kasir (POS) atau platform toko online yang terhubung dengan basis data <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Manajemen_hubungan_pelanggan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">manajemen hubungan pelanggan<\/a>. Data ini mencakup tanggal belanja, nominal transaksi, jenis produk yang dibeli, serta kanal pembayaran yang digunakan.\n<h3>2. Kalkulasi Nilai dan Konversi Poin<\/h3>\nLogika dasar <strong>cara kerja sistem leveling membership<\/strong> bekerja di tahap ini. Sistem menghitung apakah nominal belanja tersebut memenuhi syarat pengumpulan poin atau langsung ditambahkan ke angka kualifikasi level. Misalnya, setiap belanja Rp10.000, pelanggan memperoleh 1 poin.\n<h3>3. Evaluasi Kenaikan atau Penurunan Tingkat<\/h3>\nSistem secara berkala mengevaluasi status akun pelanggan. Jika akumulasi belanja dalam periode tertentu telah menembus ambang batas, sistem otomatis menaikkan status akun tersebut. Sebaliknya, jika ada aturan batas tenggat waktu (expiry date) dan pelanggan tidak mencapai target belanja minimal, sistem dapat menurunkan tingkat keanggotaan mereka secara otomatis.\n<h3>4. Pembukaan Akses Benefit Eksklusif<\/h3>\nSetelah tingkat keanggotaan berubah, akun pelanggan langsung berhak atas berbagai keuntungan baru. Pembeli tingkat Gold mungkin mendapatkan kupon potongan harga sebesar 15% serta bebas biaya kirim, sementara pembeli tingkat Silver hanya mendapatkan potongan 5%.\n<h2 id=\"elemen-utama-dalam-membangun-leveling-membership-2\">Elemen Utama dalam Membangun Leveling Membership<\/h2>\nUntuk merancang struktur yang stabil, ada empat komponen utama yang tidak boleh terlewatkan saat menyusun aturan main bagi pelanggan.\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<th>Elemen Sistem<\/th>\n<th>Fungsi Utama<\/th>\n<th>Contoh Penerapan<\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Nomenklatur Tier<\/td>\n<td>Penamaan jenjang untuk memberi identitas prestisius<\/td>\n<td>Classic, Gold, Platinum, Diamond<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Syarat Kualifikasi<\/td>\n<td>Batas minimal untuk masuk atau bertahan di suatu level<\/td>\n<td>Total belanja Rp5.000.000 per tahun<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Struktur Benefit<\/td>\n<td>Insentif nyata yang diterima pembeli di tiap level<\/td>\n<td>Diskon khusus, akses produk awal, layanan prioritas<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Masa Berlaku (Validity)<\/td>\n<td>Aturan durasi keanggotaan agar pelanggan terus bertransaksi<\/td>\n<td>Evaluasi status setiap 12 bulan sekali<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\nKami sering mendapati kasus di mana pemilik usaha terlalu Royal memberikan keuntungan di tingkat paling dasar. Hal ini membuat pembeli tidak memiliki dorongan kuat untuk menaikkan nilai belanja mereka. Fleksibilitas dalam <strong>cara kerja sistem leveling membership<\/strong> harus tetap menjaga margin keuntungan bisnis Anda, sambil tetap memberikan nilai yang menarik bagi pembeli di tingkat atas.\n<h2 id=\"estimasi-biaya-pembuatan-dan-implementasi-sistem-3\">Estimasi Biaya Pembuatan dan Implementasi Sistem<\/h2>\nBagi Anda yang merencanakan pembuatan platform ini, pemahaman atas alokasi biaya sangat diperlukan. Biaya dapat bervariasi bergantung pada skala bisnis, kompleksitas fitur, serta jenis integrasi yang diinginkan.\n\nBerikut adalah rentang harga pasar secara umum untuk membangun infrastruktur sistem keanggotaan berjenjang:\n<ul>\n \t<li>Sistem Dasar (Plugin\/SaaS Siap Pakai): Rp500.000 \u2013 Rp2.500.000 per bulan. Cocok untuk toko ritel tunggal atau UMKM yang menggunakan platform e-commerce standar.<\/li>\n \t<li>Sistem Menengah (Custom Integration dengan POS\/ERP): Rp15.000.000 \u2013 Rp45.000.000 (biaya awal pengembangan). Ideal untuk bisnis yang memiliki beberapa cabang fisik dan toko online.<\/li>\n \t<li>Sistem Skala Besar (Enterprise Custom Software): Rp60.000.000 \u2013 Rp150.000.000+. Diperlukan oleh jaringan ritel besar atau franchise dengan jutaan basis data pelanggan dan aturan promosi yang kompleks.<\/li>\n<\/ul>\nPenerapan aturan otomatisasi pada <strong>cara kerja sistem leveling membership<\/strong> tipe custom memang membutuhkan biaya lebih tinggi di awal, namun biaya operasional harian menjadi jauh lebih hemat karena meminimalkan kesalahan manusia saat pemrosesan data kasir.\n<h2 id=\"strategi-menyusun-aturan-tier-yang-efektif-4\">Strategi Menyusun Aturan Tier yang Efektif<\/h2>\nMembuat jenjang keanggotaan bukan hanya persoalan menentukan nama yang keren. Aturan yang terlalu sulit ditempuh akan membuat pelanggan menyerah, sedangkan aturan yang terlalu mudah akan membebani margin laba Anda.\n\nSaran praktis dari tim kami saat merancang alur ini adalah menggunakan formula &#8220;Tiga Tingkat Utama&#8221;. Struktur tiga tingkat (seperti Silver, Gold, Platinum) adalah jumlah paling ideal karena mudah dipahami oleh pembeli tanpa membuat bingung.\n\nSisi teknis lain dari <strong>cara kerja sistem leveling membership<\/strong> yang perlu diperhatikan adalah pemberitahuan otomatis. Ketika seorang pelanggan hampir mencapai batas kenaikan tingkat (misalnya kurang Rp50.000 lagi untuk menjadi member Gold), sistem harus mengirimkan notifikasi pesan singkat atau email secara otomatis. Kiriman pesan yang relevan seperti ini terbukti sangat efektif mendorong pembelian instan.\n\nEfisiensi dari <strong>cara kerja sistem leveling membership<\/strong> sangat bergantung pada koordinasi antara divisi pemasaran dan operasional kasir. Jangan sampai promo yang sudah disetting di server pusat gagal berjalan di mesin kasir toko cabang karena kendala koneksi atau bug sistem.\n\nPemilihan software pendukung <strong>cara kerja sistem leveling membership<\/strong> juga wajib mempertimbangkan kemampuan analisis data akhir. Pemilik bisnis harus bisa melihat tingkat konversi, berapa banyak member yang naik tingkat setiap bulannya, serta berapa rata-rata nominal transaksi (Average Order Value) dari masing-masing tingkatan tersebut.\n\nDengan menganalisis dampak dari <strong>cara kerja sistem leveling membership<\/strong> secara berkala, Anda dapat menyesuaikan besaran potongan harga atau hadiah yang diberikan agar program tetap sehat secara finansial.\n\nUntuk memaksimalkan <strong>cara kerja sistem leveling membership<\/strong>, pastikan seluruh saluran penjualan Anda terhubung dalam satu sistem yang seragam. Baik pembeli bertransaksi langsung di toko fisik maupun lewat situs web, poin dan tingkat keanggotaan mereka harus langsung terbarui saat itu juga.\n\nPenerapan tepat dari <strong>cara kerja sistem leveling membership<\/strong> akan mengubah pembeli biasa menjadi pelanggan setia yang terus melakukan pembelian berulang tanpa perlu biaya promosi tinggi.\n<div class=\"sas-dynamic-cta\" style=\"background: #fcf8e3; border: 2px solid #faf2cc; padding: 20px; margin-top: 35px; border-radius: 6px; text-align: center;\">\n<h3 style=\"margin-top: 0; color: #8a6d3b;\">Siap Mengembangkan Sistem Membership Berjenjang untuk Bisnis Anda?<\/h3>\n<p style=\"color: #555; margin-bottom: 15px;\"><a href=\"https:\/\/loikaa.com\/blog\">Loikaa<\/a> membantu Anda merancang software keanggotaan otomatis yang terintegrasi langsung dengan kasir dan toko online Anda.<\/p>\n<a style=\"display: inline-block; background: #d9534f; color: #fff; padding: 10px 20px; text-decoration: none; font-weight: bold; border-radius: 4px;\" href=\"https:\/\/wa.me\/6289674493145?text=Halo%20LOIKAA%20%F0%9F%91%8B%20Saya%20tertarik%20dengan%20LOIKAA.%20Bisa%20info%20lebih%20lanjut%20bagaimana%20LOIKAA%20membantu%20bisnis%20membuat%20pelanggan%20kembali%20lagi%3F\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Konsultasikan Bersama Loikaa Sekarang<\/a>\n\n<\/div>\n<h2 id=\"faq-5\">FAQ<\/h2>\n<details style=\"border: 1px solid #e0e0e0; border-radius: 6px; margin-bottom: 10px; padding: 12px 16px;\"><summary style=\"cursor: pointer; font-weight: 600;\">Apa yang dimaksud dengan sistem leveling membership?<\/summary>\n<div style=\"margin-top: 10px; color: #555; line-height: 1.6;\">Sistem leveling membership adalah program loyalitas yang membagi pelanggan ke dalam tingkatan tertentu berdasarkan frekuensi atau total nilai belanja, di mana tiap tingkatan menawarkan keuntungan yang berbeda.<\/div>\n<\/details><details style=\"border: 1px solid #e0e0e0; border-radius: 6px; margin-bottom: 10px; padding: 12px 16px;\"><summary style=\"cursor: pointer; font-weight: 600;\">Bagaimana cara kerja sistem leveling membership dalam menaikkan tingkat pelanggan?<\/summary>\n<div style=\"margin-top: 10px; color: #555; line-height: 1.6;\">Sistem mencatat setiap transaksi pelanggan secara otomatis. Jika total belanja atau akumulasi poin telah mencapai angka target tertentu dalam kurun waktu yang ditetapkan, status keanggotaan pelanggan akan langsung naik secara otomatis.<\/div>\n<\/details><details style=\"border: 1px solid #e0e0e0; border-radius: 6px; margin-bottom: 10px; padding: 12px 16px;\"><summary style=\"cursor: pointer; font-weight: 600;\">Apakah tingkat keanggotaan pelanggan bisa turun?<\/summary>\n<div style=\"margin-top: 10px; color: #555; line-height: 1.6;\">Ya, bisa. Sebagian besar sistem menerapkan masa berlaku (misalnya 1 tahun). Jika dalam periode tersebut pelanggan tidak memenuhi batas transaksi minimal untuk mempertahankan levelnya, sistem akan menurunkan tingkatannya.<\/div>\n<\/details><details style=\"border: 1px solid #e0e0e0; border-radius: 6px; margin-bottom: 10px; padding: 12px 16px;\"><summary style=\"cursor: pointer; font-weight: 600;\">Berapa kisaran biaya untuk membuat sistem membership berjenjang?<\/summary>\n<div style=\"margin-top: 10px; color: #555; line-height: 1.6;\">Biaya bervariasi mulai dari Rp500.000 per bulan untuk plugin berbasis SaaS, hingga Rp15.000.000 \u2013 Rp150.000.000+ untuk pembuatan sistem custom yang terintegrasi penuh dengan kasir (POS) dan ERP.<\/div>\n<\/details><details style=\"border: 1px solid #e0e0e0; border-radius: 6px; margin-bottom: 10px; padding: 12px 16px;\"><summary style=\"cursor: pointer; font-weight: 600;\">Apa keuntungan utama menggunakan sistem leveling ketimbang poin biasa?<\/summary>\n<div style=\"margin-top: 10px; color: #555; line-height: 1.6;\">Sistem leveling memberikan efek pencapaian (gamifikasi) yang lebih kuat, sehingga mendorong pelanggan untuk meningkatkan nominal belanja agar tidak kehilangan atau bisa mencapai status member yang lebih tinggi.<\/div>\n<\/details>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sistem leveling membership membagi pelanggan ke dalam beberapa tingkatan berdasarkan riwayat belanja atau aktivitas mereka. Artikel ini menjelaskan mekanisme poin, kriteria kenaikan tingkat, manfaat tiap tingkatan, alur transaksi otomatis, hingga kisaran biaya pembuatan sistem untuk membantu pemilik bisnis meningkatkan angka pembelian berulang secara konsisten.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":172,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-170","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-customer-retention"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/170","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=170"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/170\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":178,"href":"https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/170\/revisions\/178"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/172"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=170"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=170"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/loikaa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=170"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}